Cara Partisi Hardisk Dengan Menggunakan FDIK Di Linux Centos


Pastikan hardisknya sudah ke scan, untuk memastikannya bisa di jalankan syntak di bawah ini :

fdisk -l
Disk /dev/sda: 1000.2 GB, 1000204886016 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 121601 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes

Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 13 104391 83 Linux
/dev/sdb 14 121601 976655610 8e Linux LVM

Kita akan mempartisi /dev/sdb caranya jalankan syntak di bawah ini :

fdisk /dev/sdb

Maka akan masuk ke menu partition fdisk nya :

Warning: invalid flag 0x0000 of partition table 4 will be corrected by w(rite)
WARNING: DOS-compatible mode is deprecated. It's strongly recommended to
switch off the mode (command 'c') and change display units to
sectors (command 'u').
Command (m for help):

Untuk melihat syntak helpnya bisa di tekan syntak m dan untuk membuat partitionya bisa masukan syntak n setelah menjalankan syntak n maka akan menanyakan lagi mau di buat partisi apa extended apa primary, kalo extended tekan p lalu enter.

Command (m for help): n
Command action
e extended
p primary partition (1-4)
p

Karena primary partition itu 1 – 4 dan di /dev/sdb itu belom ada partition maka pilih 1 setelah itu tekan Enter.

Partition number (1-4): 1
First cylinder (1-130, default 1):
Using default value 1
Last cylinder, +cylinders or +size{K,M,G} (1-130, default 130): +500M

Kita telah selesai mebuat partisinya namun karena hardisk yang di buat partisi baru harus di lakukan format, maka dari itu kita bisa pastikan dulu terbuat atau tidaknya partisi yang telah kita partisi bisa mejanalankan syntak p di bawah ini :

Command (m for help): p
Disk /dev/sdb: 1073 MB, 1073741824 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 130 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
Disk identifier: 0x7973a9ad
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sdb1 1 65 522081 83 Linux

Nah karena partisi sudah jadi jangan lupa di write atau syntak w lihat contoh di bawah ini :


Command (m for help): w
The partition table has been altered!
Calling ioctl() to re-read partition table.
Syncing disks.

Setelah di write jangan lupa press q untuk keluar, setelah itu maka kita harus buat directory untuk mount hardisk tersebut misal kita akan buat directory di bawah root yaitu dengan nama directory data berikut contoh syntaknya :

mkdir data

Setelah di buat di rectory mount partisi yang telah kita buat tadi caranya bisa dengan melihat contoh di bawah ini :

mount /dev/sdb1 /data

Selamat partisi sudah selesai dan hardisknya sekarang ada di mount data

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s